Pemerintahan 21 Aug 2026

Antusiasme Warga Membludak, Hari Kedua Lomba Baleganjur Hut Kota Negara Ke-131 Berlangsung Meriah

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
26 kali dilihat
Antusiasme Warga Membludak, Hari Kedua Lomba Baleganjur Hut Kota Negara Ke-131 Berlangsung Meriah

"Pada pementasan hari Jumat (21/8), perlombaan diawali dengan penampilan peserta kategori Baleganjur Tingkat SMP. Sembilan sekolah tampil memukau menyajikan garapan terbaiknya secara berurutan, yaitu SMPN 3 Melaya, SMPN 4 Melaya, SMPN 2 Melaya, SMPN 5 Melaya, SMPN 6 Negara, SMPN 1 Mendoyo, SMPN 5 Mendoyo, SMPN 1 Melaya, dan ditutup oleh penampilan SMPN 5 Negara."

JEMBRANA – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Negara ke-131 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana semakin semarak. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Lomba Baleganjur Tingkat SMP dan Ngarap antar Desa/Kelurahan se-Kabupaten Jembrana berhasil menyedot animo masyarakat yang luar biasa. Bangku penonton di Panggung Terbuka Arda Candra, Pura Jagatnatha, tampak dipenuhi secara maksimal oleh ribuan warga yang hadir untuk menyaksikan kemeriahan perlombaan sebelum malam puncak penutupan.

Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 20 hingga 22 Agustus 2026 ini, mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan daerah. Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Jembrana beserta Nyonya drg. Ani Setiawarini, Wakil Bupati Jembrana beserta Nyonya Inda Swari Dewi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Komandan Batalyon Infanteri 741/Garuda Nusantara, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, serta para Asisten dan Pimpinan OPD.

Pada pementasan hari Jumat (21/8), perlombaan diawali dengan penampilan peserta kategori Baleganjur Tingkat SMP. Sembilan sekolah tampil memukau menyajikan garapan terbaiknya secara berurutan, yaitu SMPN 3 Melaya, SMPN 4 Melaya, SMPN 2 Melaya, SMPN 5 Melaya, SMPN 6 Negara, SMPN 1 Mendoyo, SMPN 5 Mendoyo, SMPN 1 Melaya, dan ditutup oleh penampilan SMPN 5 Negara.

Setelah seluruh peserta tingkat SMP selesai tampil, acara kemudian dilanjutkan dengan kategori Baleganjur Ngarap yang menjadi salah satu daya tarik utama. Mengusung filosofi "Ngiringan Bade", konsep ini menuntut peserta untuk membawakan irama baleganjur dengan penuh semangat dan energi selayaknya mengiringi bade dalam prosesi adat. Dewan juri menetapkan aturan tegas bahwa seluruh anggota sekaa wajib berasal dari satu desa yang sama, dan tidak diperkenankan melibatkan seniman atau pemain dari luar desa.

Pada pementasan ini, tiga desa tampil unjuk kebolehan sebagai penutup hari kedua, yakni Desa Yeh Sumbul, Desa Baluk, dan Desa Kaliakah. Penilaian secara objektif dan profesional dilakukan langsung oleh dewan juri yang merupakan pakar seni tabuh Bali, yakni I Komang Adi Pranata, S.Pd., M.Sn. dari Singapadu (Gianyar), Yan Priya Kumara Janardhana, S.Sn., M.Sn. dari Kediri (Tabanan), serta I Wayan Situ Banda, S.Sn. dari Tampaksiring (Gianyar).

Melihat antusiasme warga yang membludak di hari kedua ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana mengundang seluruh elemen masyarakat untuk kembali hadir dan meramaikan malam puncak penutupan Lomba Baleganjur yang akan dilangsungkan besok. Mari bersama-sama kita lestarikan seni budaya Bali sekaligus merayakan hari jadi Kota Negara yang kita cintai.

 

Galeri Foto