Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar Apel Koordinasi pada Senin, 9 Maret 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Jembrana. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana serta diikuti oleh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Jembrana.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menyampaikan sejumlah hal penting terkait pelestarian budaya Bali sekaligus persiapan pelaksanaan berbagai kegiatan budaya menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.
Salah satu yang disampaikan adalah pelaksanaan Bulan Bahasa Bali yang wajib dilaksanakan di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, desa adat hingga perguruan tinggi. Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan aksara, bahasa, serta sastra Bali sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan prestasi membanggakan yang diraih oleh siswa SMA/SMK di Kabupaten Jembrana yang berhasil meraih juara (Jayanti) dalam lomba debat Bahasa Bali tingkat Provinsi Bali.
Selain itu, Kabupaten Jembrana juga menerima dua Sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Kedua warisan budaya tersebut yakni Payas Dirga sebagai pakaian pengantin khas Jembrana serta Kain Tenun Khas Loloan. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga berencana mengusulkan lima tradisi adat dan budaya lainnya untuk mendapatkan sertifikat WBTB pada tahun 2026.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan terkait persiapan pelaksanaan Parade Ogoh-Ogoh menjelang Hari Raya Nyepi. Pendaftaran ogoh-ogoh dilakukan secara daring melalui Google Form dengan jumlah peserta tercatat sebanyak 219 Sekaa Teruna Teruni (STT). Masing-masing kelompok mendapatkan dana apresiasi sebesar Rp2.500.000.
Tim juri telah menetapkan 15 besar ogoh-ogoh terbaik melalui proses seleksi yang ketat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Jembrana, yakni Kecamatan Mendoyo, Jembrana, dan Negara. Sementara Kecamatan Pekutatan dan Melaya belum memenuhi kuota untuk masuk dalam 15 besar.
Parade ogoh-ogoh dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026 mulai pukul 15.00 WITA dengan rute dari Sentra Tenun menuju Catus Pata Negara. Setelah parade, kegiatan akan dilanjutkan dengan pameran sketsa, ogoh-ogoh mini, serta ogoh-ogoh besar yang akan dilaksanakan pada 13 hingga 14 Maret 2026 di area Gedung Kesenian Bung Karno.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat pelestarian budaya Bali di tengah arus perkembangan zaman.