Pemerintahan 30 Sep 2025

BPS Jembrana Gelar Workshop Penyusunan Metadata dan Rekomendasi Statistik 2025

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
1 kali dilihat
BPS Jembrana Gelar Workshop Penyusunan Metadata dan Rekomendasi Statistik 2025

"Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana bersama Tim Pembina Statistik Sektoral menggelar Workshop Penyusunan Metadata dan Rekomendasi Statistik Tahun 2025 pada Selasa, 30 September 2025, bertem..."

Jembrana – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana bersama Tim Pembina Statistik Sektoral menggelar Workshop Penyusunan Metadata dan Rekomendasi Statistik Tahun 2025 pada Selasa, 30 September 2025, bertempat di ruang rapat kantor Bappeda Kabupaten Jembrana.

Kegiatan ini diawali dengan laporan Ketua Tim Statistik Sektoral Kabupaten Jembrana, Ahmad Fahrur Rohim, yang menyampaikan bahwa Kabupaten Jembrana kembali berhasil meraih penghargaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) terbaik nasional untuk keempat kalinya.

Workshop dihadiri oleh perwakilan 25 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 2 bagian Setda Jembrana, serta merupakan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan yang telah dikoordinasikan Diskominfo dan Bappeda Kabupaten Jembrana. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu menyusun metadata yang berkualitas sehingga menghasilkan data sektoral yang akurat dan dapat diandalkan.

Acara dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana, I Gusti Made Wijaya, dan turut dihadiri oleh Statistisi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Statistik Sektoral BPS Jembrana, Ahmad Fahrur Rohim, Kepala Dinas Kominfo Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana, Tim Walidata Diskominfo, serta perwakilan produsen data dari masing-masing OPD.

Dalam sambutannya, Kadis Kominfo menekankan pentingnya data sebagai aset strategis. “Data sangat berharga, bahkan lebih dari minyak. Data adalah tonggak awal dalam pengambilan keputusan yang tepat sasaran dan tepat guna bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa OPD sebagai produsen data harus memenuhi prinsip Satu Data Indonesia, yakni menyajikan data sesuai standar yang berlaku, dilengkapi dengan metadata, serta disampaikan kepada Diskominfo selaku walidata utama.

Workshop kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai Proses Bisnis Statistik yang dipaparkan oleh Ahmad Fahrur Rohim. Melalui kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat pemahaman OPD terkait penyusunan metadata dan standar data, sehingga kualitas data sektoral Kabupaten Jembrana dapat terus meningkat.