Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan apel koordinasi pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di halaman depan Kantor Bupati Jembrana. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Jembrana, Ida Bagus Ketut Budi Aryana, dan diikuti seluruh pegawai di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam arahannya, BRIDA menegaskan komitmennya meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan riset serta pendampingan inovasi lintas perangkat daerah. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data dan inovasi.
Melalui koordinasi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BRIDA menekankan pentingnya penyusunan kebijakan berbasis hasil riset sebagai fondasi pengambilan keputusan yang efektif dan berkelanjutan. Fokus utama yang dikembangkan meliputi pelaksanaan uji coba teknologi, difusi inovasi, serta fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) baik komunal maupun personal guna melindungi karya kreatif dan potensi daerah.
Kepala BRIDA menyampaikan bahwa pendampingan intensif tengah disiapkan dalam penyusunan dokumen inovasi di lingkungan pemerintah daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Indeks Inovasi Daerah dan Indeks Daya Saing Daerah, sektor inovasi masih menjadi pilar strategis yang perlu dioptimalkan secara kolaboratif.
Untuk itu, setiap OPD diharapkan berpartisipasi aktif dengan menugaskan personel yang memahami teknis inovasi di instansinya. Pendampingan ini bertujuan mendokumentasikan implementasi inovasi, mengukur tingkat kematangan, serta memastikan data inovasi terintegrasi secara sistematis.
Melalui sinergi antara BRIDA, staf khusus bupati, tenaga ahli teknis, serta OPD terkait, inovasi yang lahir dari birokrasi maupun masyarakat diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi dan sosial di Kabupaten Jembrana.