JEMBRANA, 12 SEPTEMBER 2026 – Bupati Jembrana menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Pemerintah (CPP) yang disalurkan secara rutin kepada masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Jembrana.
Pada alokasi periode kali ini (Juli, Agustus, dan September 2026), jumlah penerima bantuan di Kabupaten Jembrana mengalami kenaikan yang signifikan. Jumlah penerima bantuan meningkat dari periode sebelumnya sebanyak 27.000 menjadi 29.285 Penerima Manfaat (PM).
Pembagian Beras CPP
Kecamatan Melaya Penerima 7.067
Kecamatan Jembrana Penerima 5.698
Kecamatan Negara Penerima 8.713
Kecamatan Mendoyo Penerima 5.903
Kecamatan Pekutatan Penerima 1.904
Setiap penerima manfaat memperoleh alokasi beras sebanyak 10 kg per bulan. Pada penyaluran periode ini, bantuan diserahkan langsung untuk alokasi 3 bulan (Juli–September), sehingga setiap keluarga menerima total 30 kg beras.
Bupati Jembrana menjelaskan bahwa sasaran penerima bantuan cadangan pangan ini merupakan warga yang terdaftar dalam Desil 1 hingga Desil 4 berdasarkan hasil pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
"Pemerintah memberikan bantuan cadangan pangan ini dengan tujuan utama untuk meringankan beban pengeluaran biaya rumah tangga masyarakat. Dengan adanya bantuan beras ini, uang yang tadinya dialokasikan untuk membeli beras dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan vital lainnya, khususnya penunjang pendidikan dan anak sekolah," ujar Bupati Jembrana saat penyerahan bantuan, Sabtu (12/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana juga memberikan instruksi khusus dan tegas kepada seluruh Perbekel (Kepala Desa) serta Kelihan Banjar/Dinas di Kabupaten Jembrana untuk mengawal ketat akurasi data penerima di wilayah masing-masing melalui pembaharuan pendataan perlinsos dan melakukan sanggahan apabila dibutuhkan.
Menanggapi adanya potensi ketidaksesuaian data pendataan Perlinsos yang menyebabkan warga miskin/layak justru tereliminasi—seperti kasus KTP yang dipinjamkan untuk kredit kendaraan/mobil, atau identitas listrik PLN yang terpakai untuk proyek—Bupati meminta Perbekel segera mengambil tindakan sanggahan formal.
"Jika ada warga yang betul-betul layak dan tergolong tidak mampu tetapi tidak masuk desil atau terhapus dari daftar—terutama yang sebelumnya pernah dapat—saya minta Pak Perbekel dan Kelihan tolong segera disanggah. Kasihan warga kita. Kuncinya ada di penyanggahan agar data terbaharui dan bantuan betul-betul tepat sasaran," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI demi memastikan seluruh program bantuan sosial tepat sasaran, adil, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Jembrana.