Jembrana – Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana, bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Negara, Kamis (30/10).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para petugas dan lembaga terkait dalam menangani serta memberikan perlindungan terhadap korban kekerasan, khususnya perempuan dan anak.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa berdasarkan data yang tercatat pada Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) Kementerian PPA RI, sejak Januari hingga Oktober 2025 telah terlapor 32 kasus kekerasan di Kabupaten Jembrana.
Rinciannya meliputi 7 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), 12 kasus kekerasan seksual, 7 kasus kekerasan fisik, 4 kasus kriminal, dan 2 kasus penelantaran anak.
Bupati Kembang Hartawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran lintas sektor dalam upaya penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Jembrana dan Kepolisian Resor Jembrana, yang membawakan materi seputar aspek hukum, prosedur penanganan kasus, serta mekanisme koordinasi antar lembaga.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan memperdalam pemahaman terkait penanganan kasus kekerasan dan TPPO di lapangan.
"Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diselenggarakan ..."