Jembrana - Dalam upaya memperkuat daya saing pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di sektor olahan pangan, Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyelenggarakan Workshop Implementasi Keamanan Pangan yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU dan penyerahan simbolis bantuan keramik bagi IKM olahan pangan di Kabupaten Jembrana pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sentra Tenun Jembrana, Jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, diikuti oleh sejumlah pelaku IKM, pejabat daerah, serta jajaran dari Kementerian Perindustrian.
Melalui workshop ini, peserta dibekali pemahaman dan praktik penerapan standar keamanan pangan yang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu dan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Selain itu, dukungan berupa bantuan keramik yang diserahkan secara simbolis diharapkan dapat menunjang proses produksi serta menambah nilai estetika dan higienitas produk olahan pangan.
Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan sektor IKM di daerah melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, serta fasilitasi sarana produksi. Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan IKM Jembrana dapat semakin tumbuh, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.