JEMBRANA – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-131 Kota Negara dengan tema “Taman Sari Bhineka Tunggal Ika” dan semangat “Negaroa Pride” kembali menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus kecintaan terhadap seni dan budaya Bali.
Hal tersebut terlihat dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak Kecamatan Pekutatan dan Kecamatan Jembrana yang digelar pada hari pertama, Minggu (16/8), bertempat di Stage Arda Candra, Pura Jagatnatha Kabupaten Jembrana. Lomba Gong Kebyar Anak-Anak ini berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Agustus 2026, dengan melibatkan perwakilan sekaa gong dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jembrana.
Pada penampilan perdana, dua sekaa gong kebyar anak-anak tampil sebagai duta kecamatan masing-masing. Kecamatan Pekutatan diwakili Sancaya Kumara Kanti, Desa Gumbrih, sementara Kecamatan Jembrana diwakili Sanggar Seni Gayatri, Kelurahan Sangkaragung.
Kedua sekaa tampil apik dengan penuh semangat dan taksu. Penampilan para penabuh muda tersebut mendapat sambutan meriah dari ratusan penonton dan pendukung yang memenuhi area pertunjukan. Sorak-sorai dan tepuk tangan terus bergema memberikan semangat kepada masing-masing sekaa dalam menampilkan kemampuan terbaiknya.
Kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui komitmen untuk merawat, melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah. Salah satunya dengan memberikan ruang pembinaan, apresiasi dan motivasi bagi generasi muda agar semakin mencintai serta turut melestarikan seni tabuh tradisional Bali.
Lomba Gong Kebyar Anak-Anak juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas dan semangat berkesenian di kalangan generasi muda. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah regenerasi seniman muda Jembrana agar seni dan budaya daerah tetap hidup serta berkembang di tengah dinamika zaman.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, Forkopimda Kabupaten Jembrana, Sekretaris Daerah, Asisten Setda, Staf Ahli, Kepala OPD Kabupaten Jembrana, para Camat se-Kabupaten Jembrana, tim juri, serta masyarakat dan pendukung yang antusias menyaksikan penampilan para duta kecamatan.
Semarak Gong Kebyar Anak-Anak menjadi bukti bahwa semangat Negaroa Pride tidak hanya tentang kemeriahan perayaan HUT Kota Negara, tetapi juga tentang kebanggaan terhadap identitas, seni dan budaya Jembrana yang diwariskan kepada generasi penerus.