Pemerintahan 28 Apr 2026

Jembrana Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Humanis dan Inklusif

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
Jembrana Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Humanis dan Inklusif

"Tidak berhenti pada tahap sosialisasi, kegiatan ini juga langsung ditindaklanjuti dengan penyusunan draft SK Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Langkah tersebut menjadi awal strategis dalam mempercepat implementasi kebijakan di tingkat daerah agar dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan."

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan peserta didik sekaligus membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan inklusif melalui pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Langkah ini sejalan dengan peluncuran Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman sebagai landasan kebijakan nasional di bidang pendidikan.

Sebagai tindak lanjut atas regulasi tersebut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali selaku Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melaksanakan kegiatan Pendampingan Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Negara Hotel.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana beserta jajaran perangkat daerah terkait, meliputi unsur perencanaan pembangunan daerah, pendidikan, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sosial, kesehatan, kependudukan, komunikasi dan informatika, serta unsur kepolisian. Kehadiran lintas sektor tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan kesejahteraan seluruh warga sekolah.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana menegaskan bahwa budaya sekolah aman dan nyaman tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Pendekatan yang humanis, komprehensif, dan partisipatif menjadi kunci dalam menanamkan nilai, sikap, serta kebiasaan positif di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan kebijakan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, termasuk panduan teknis penyusunan Surat Keputusan (SK) Kelompok Kerja. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembentukan Pokja di Kabupaten Jembrana.

Tidak berhenti pada tahap sosialisasi, kegiatan ini juga langsung ditindaklanjuti dengan penyusunan draft SK Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. Langkah tersebut menjadi awal strategis dalam mempercepat implementasi kebijakan di tingkat daerah agar dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Dengan terbentuknya Pokja ini, diharapkan Jembrana mampu menjadi daerah yang aktif mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, ramah anak, bebas kekerasan, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Inisiatif ini sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.