Jembrana – Momen peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia tahun ini menjadi istimewa bagi Kabupaten Jembrana. Tidak hanya diwarnai dengan semarak perlombaan dan upacara, tetapi juga dengan keberhasilan melepas ekspor 2 ton biji kakao fermentasi ke Belanda.
Pelepasan ekspor tersebut berlangsung di Kantor Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya (KSS) Desa Nusasari, Minggu (17/8/2025). Secara resmi pengiriman dilepas oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati IGN Patriana Krisna, serta jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bali, jajaran DPRD Jembrana, perwakilan perbankan, OPD terkait, hingga kelompok petani kakao binaan KSS.
Sebelum prosesi pelepasan, dilakukan sambutan virtual dari Amsterdam oleh Direktur Biji Kakao Trading Company, Mr. Dejan Borislavjevic, yang menyampaikan apresiasinya atas kualitas kakao Jembrana. Acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita di depan Solar Drier, fasilitas pengeringan biji kakao yang merupakan hasil dukungan program VLIR bekerjasama dengan Universitas Ghent Belgia, Universitas Muhammadiyah Malang, serta Universitas Brawijaya Malang.
Bupati Kembang Hartawan dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kerja sama semua pihak, terutama petani kakao Jembrana yang telah bekerja keras sehingga mampu menembus pasar global.
“Terima kasih kepada Mr. Dejan dan seluruh pihak yang telah menerima produk kakao Jembrana di pasar Eropa. Saya optimis ke depan akan ada peningkatan kuantitas dan kualitas ekspor kita, sehingga kakao Jembrana semakin dikenal di dunia internasional,” ungkapnya.
Dengan pengiriman perdana ini, Jembrana semakin meneguhkan diri sebagai daerah penghasil kakao berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar global.