Jembrana - Ketua TP PKK Kabupaten Jembrana, Ny. drg. Ani Setiawarini Kembang Hartawan, menyambut kedatangan Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dalam kegiatan aksi sosial bertajuk “Membina dan Berbagi” yang dilaksanakan di Desa Pulukan dan Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kapasitas kader Posyandu di tingkat desa. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para kader dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Bali dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, serta memiliki ketahanan sosial yang baik.
Turut hadir dalam kegiatan ini kepala maupun perwakilan perangkat daerah dari Pemerintah Provinsi Bali, di antaranya dari Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali, serta jajaran perangkat daerah dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, seperti Kepala Dinas DPPA-PPKB Kabupaten Jembrana, Kepala Dinas Sosial dan Kesehatan Kabupaten Jembrana, serta Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Jembrana. Hadir pula Camat Pekutatan, Ketua Tim Posyandu Kecamatan Pekutatan, Perbekel Desa Pulukan dan Desa Medewi, serta para Ketua Tim Posyandu desa beserta para kader Posyandu.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali turut memberikan pemaparan materi terkait transformasi Posyandu yang kini mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Materi yang disampaikan juga mencakup berbagai pedoman penting, seperti program Bali Bersih Sampah, pengelolaan sampah berbasis sumber, serta pembatasan penggunaan plastik sekali pakai yang menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal tersebut tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai bidang lainnya, antara lain pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Hal ini bertujuan agar Posyandu dapat berperan lebih luas sebagai pusat pelayanan masyarakat di tingkat desa dan banjar.
Dalam sambutannya, Ny. Putri Suastini Koster menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan kelembagaan Posyandu tertata dengan baik dan berjalan optimal, mulai dari tingkat provinsi hingga desa dan banjar. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman para kader Posyandu terhadap tugas dan fungsi masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara maksimal dan terarah.
Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada para kader Posyandu dan kader PKK agar terus aktif dalam menjalankan peran di tengah masyarakat, khususnya dalam upaya mencegah angka kematian ibu dan anak, serta meningkatkan kualitas kesehatan keluarga melalui pelayanan Posyandu yang lebih terintegrasi.
Adapun kegiatan pembinaan pada hari tersebut dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Pekutatan, yaitu Desa Pulukan yang melibatkan 6 banjar dengan 6 Posyandu dan diikuti oleh 60 peserta, serta Desa Medewi yang melibatkan 7 banjar dengan 8 Posyandu dengan total 72 peserta.
Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, dalam kesempatan tersebut juga diserahkan paket bantuan sembako berupa 30 kilogram beras, 2 krat telur, serta 2 kotak susu kepada kader posyandu.
Melalui kegiatan aksi sosial “Membina dan Berbagi” ini, diharapkan para kader Posyandu dapat memperoleh tambahan wawasan dan pemahaman mengenai peran strategis Posyandu, sehingga mampu menjalankan tugas secara aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat desa dan banjar.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan masyarakat di tingkat desa dan banjar. Melalui peningkatan kapasitas kader serta dukungan dari berbagai pihak, Posyandu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, tidak hanya di bidang kesehatan tetapi juga dalam mendukung pembangunan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jembrana pun berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu demi terwujudnya masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing.