Pemerintahan 11 Sep 2026

Kurangi Beban Dapur, Pemkab Jembrana Salurkan 878.550 Kg Beras untuk Warga

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
104 kali dilihat
Kurangi Beban Dapur, Pemkab Jembrana Salurkan 878.550 Kg Beras untuk Warga

"Pemerintah memberikan bantuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Dengan adanya bantuan tersebut, anggaran yang sebelumnya digunakan untuk membeli beras dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lain yang lebih penting. Untuk mengubah kehidupan masyarakat, salah satu cara yang paling utama adalah melalui pendidikan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dana yang tersedia secara bijak, terutama untuk kebutuhan yang produktif dan mendukung pendidikan anak."

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana kembali merealisasikan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Juli hingga September Tahun 2026. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan secara serentak pada Jumat, 11 September 2026, yang dipusatkan di tiga lokasi utama: Kantor Kelurahan Loloan Timur (Kecamatan Jembrana), Kantor Desa Tegalbadeng Barat (Kecamatan Negara), dan Kantor Perbekel Desa Manistutu (Kecamatan Melaya).

Secara akumulatif, program bantuan pangan dari pemerintah pusat ini menyasar 29.285 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana. Terdapat peningkatan kuota penerima sebanyak lebih dari 2.000 orang dibandingkan periode sebelumnya. Dengan alokasi 10 kilogram per bulan selama tiga bulan (Juli, Agustus, September), setiap keluarga menerima total 30 kilogram beras. Total beras yang didistribusikan untuk keseluruhan Kabupaten Jembrana mencapai 878.550 kilogram, yang diserap langsung oleh Perum Bulog Kanwil Bali.

Terkait tiga titik lokasi penyerahan simbolis hari ini, alokasi terdistribusi secara spesifik kepada warga setempat. Kelurahan Loloan Timur (Kecamatan Jembrana) menyalurkan bantuan kepada 613 PBP. Di lokasi ini, kegiatan juga dirangkaikan dengan cek kesehatan gratis bagi masyarakat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga. Di lokasi kedua, Desa Tegal Badeng Barat (Kecamatan Negara) mendistribusikan beras kepada 819 PBP. Sementara itu, Desa Manistutu (Kecamatan Melaya) merealisasikan bantuan untuk 1.235 PBP.

Tujuan utama dari program ini adalah sebagai stimulus untuk menekan pengeluaran dapur rumah tangga, sekaligus menjadi instrumen peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan.

Pemerintah memberikan bantuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga. Dengan adanya bantuan tersebut, anggaran yang sebelumnya digunakan untuk membeli beras dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lain yang lebih penting. Untuk mengubah kehidupan masyarakat, salah satu cara yang paling utama adalah melalui pendidikan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan dana yang tersedia secara bijak, terutama untuk kebutuhan yang produktif dan mendukung pendidikan anak.

Untuk memastikan kualitas beras tetap terjaga hingga ke tangan warga, para Kepala Desa dan Lurah menyimpan cadangan beras menggunakan alas palet (wood pallet). Selain itu, terdapat mekanisme tegas terkait distribusi: apabila penerima terdaftar tidak mengambil bantuannya maksimal dalam waktu lima hari, maka aparat desa berhak mengganti dan menyalurkannya kepada warga kurang mampu lainnya di wilayah tersebut yang lebih membutuhkan.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga mengantisipasi adanya warga miskin yang belum ter-cover dalam data desil pusat. Melalui Dinas Sosial, Pemkab Jembrana telah menyiapkan dana pendamping (backup) yang saat ini dialokasikan untuk warga berstatus tertinggal namun belum masuk dalam daftar penerima utama.

Acara penyaluran ini turut dihadiri oleh jajaran perwakilan Perum Bulog Kanwil Bali, Dandim 1617 Jembrana, Perwakilan polres Jembrana, sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), serta perangkat desa dan kelurahan setempat.

Galeri Foto