Pemerintahan 12 Aug 2026

Layanan Darurat Jembrana 112 Dimatangkan, Perkuat Respons Cepat dan Terintegrasi

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
Layanan Darurat Jembrana 112 Dimatangkan, Perkuat Respons Cepat dan Terintegrasi

"Sebagai bagian dari pemantapan kesiapan operasional, peserta juga mengikuti simulasi alur penanganan laporan darurat. Simulasi dilakukan untuk menguji kecepatan respons sekaligus memastikan setiap OPD memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menindaklanjuti laporan yang diterima melalui pusat komando."

JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memantapkan kesiapan operasional layanan kedaruratan terpadu melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Call Center Jembrana 112 yang digelar di Ruang Pusdalops BPBD Kabupaten Jembrana, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan layanan panggilan darurat Jembrana 112 dapat berjalan secara optimal, khususnya dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan koordinasi penanganan berbagai laporan kegawatdaruratan yang disampaikan masyarakat.

Bimtek dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi, I Wayan Agus Ariawan, serta beberapa kepala badan, kepala dinas, kepala satuan, dan kepala bagian terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Dalam arahannya, ditekankan pentingnya komitmen bersama dan koordinasi lintas sektor dalam pengoperasian Call Center Jembrana 112. Layanan tersebut dipersiapkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam, sehingga setiap laporan kedaruratan dapat segera diterima, diverifikasi, dan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis oleh PT Jasnita selaku pengembang atau mitra penyedia layanan aplikasi. Dijelaskan bahwa mekanisme pengelolaan laporan Jembrana 112 menggunakan sistem 3 layer yang dirancang untuk memperjelas alur penanganan laporan dari masyarakat hingga petugas di lapangan.

Layer pertama merupakan agen call center yang berada di Pusdalops. Petugas bertugas menerima panggilan masyarakat, mencatat informasi kejadian, serta membuat ticketing laporan.

Selanjutnya, layer kedua merupakan admin atau OPD terkait yang bertugas melakukan verifikasi terhadap laporan yang diterima dan menentukan langkah penanganan sesuai dengan jenis kejadian.

Sementara layer ketiga merupakan petugas lapangan yang bertanggung jawab menindaklanjuti laporan dan melaksanakan penanganan secara langsung di lokasi kejadian.

Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan aplikasi Sakti 112 Responder, baik berbasis mobile maupun web. Aplikasi tersebut menjadi sarana bagi petugas untuk menerima, memproses, memantau, hingga melaporkan penyelesaian penanganan kasus secara real-time.

Dengan dukungan sistem tersebut, komunikasi dan koordinasi antara pusat komando, OPD terkait, dan petugas lapangan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan terintegrasi.

Sebagai bagian dari pemantapan kesiapan operasional, peserta juga mengikuti simulasi alur penanganan laporan darurat. Simulasi dilakukan untuk menguji kecepatan respons sekaligus memastikan setiap OPD memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menindaklanjuti laporan yang diterima melalui pusat komando.

Selain simulasi, peserta diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai potensi kendala teknis yang dapat muncul dalam pelaksanaan layanan di lapangan. Pembahasan antara lain mencakup kesiapan akun aplikasi, perangkat pendukung, serta integrasi jalur komunikasi antarinstansi.

Melalui Bimtek Call Center Jembrana 112 ini, Pemerintah Kabupaten Jembrana berharap seluruh perangkat daerah dan personel yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme layanan kedaruratan serta mampu menjalankan tugas sesuai peran masing-masing.

Dengan koordinasi lintas sektor yang kuat dan dukungan sistem yang terintegrasi, Jembrana 112 diharapkan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, tepat, dan terkoordinasi, sekaligus memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat ketika menghadapi kondisi kedaruratan.

Galeri Foto