Jembrana, Senin 11 Mei 2026 — Kegiatan Literasi Digital Tahap I bertajuk “Cakap Digital untuk UMKM” digelar pada Senin (11/5/2026) di Ruang Rapat Lantai II Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana. Kegiatan ini diikuti para pelaku UMKM di Kabupaten Jembrana sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital secara tepat dan produktif.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh I Made Cipta Wahyudi, S.Kom., M.Eng., M.Si., selaku Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan strategi utama agar pelaku UMKM di Jembrana dapat bertahan dan berkembang di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang diproyeksikan mencapai angka yang sangat signifikan pada tahun 2025. "UMKM adalah tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui sinergi ini, kami ingin membekali Bapak dan Ibu dengan keterampilan teknologi informasi agar produk lokal Jembrana bisa bersaing secara global," ujar I Made Cipta Wahyudi di hadapan para peserta.
I Gede Putu Krisna Juliharta, S.T., M.T., yang merupakan Ketua Relawan TIK (RTIK) Provinsi Bali sekaligus akademisi yang fokus pada pendampingan teknologi bagi UMKM. Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pemanfaatan platform digital untuk pengembangan usaha, strategi pemasaran online, peningkatan kualitas konten promosi, hingga pentingnya keamanan digital dalam menjalankan usaha di era modern saat ini.
Drs.Ida Bagus Ketut Agung Ludra, senior dari Dinas Kominfo Provinsi Bali yang turut memberikan arahan terkait kebijakan literasi digital menekankan bahwa digitalisasi menjadi salah satu langkah penting bagi UMKM untuk mampu bersaing dan memperluas jangkauan pasar. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal, UMKM diharapkan dapat meningkatkan penjualan serta memperkuat branding produk lokal.
Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta berdiskusi langsung dengan narasumber terkait tantangan dan peluang usaha di dunia digital. Acara ini juga melibatkan kolaborasi dengan Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) untuk membekali peserta dengan kemampuan menangkal hoaks dan informasi palsu dalam ekosistem digital.
Melalui kegiatan Literasi Digital Tahap I ini, diharapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Jembrana semakin cakap digital dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.