Jembrana – Dalam rangka pengendalian inflasi Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jembrana mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti dari Executive Room Kantor Bupati Jembrana.
Rapat koordinasi membahas sejumlah agenda penting, di antaranya langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2026 serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Program 3 Juta Rumah. Rakor ini diikuti oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia, sementara Pemerintah Kabupaten Jembrana diwakili oleh Sekretaris Daerah bersama beberapa perwakilan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam paparannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan perkembangan inflasi nasional per Januari 2026. Disebutkan bahwa inflasi tahunan Januari 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan inflasi tahunan Januari 2025. Beberapa komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi antara lain tarif listrik, emas perhiasan, ikan segar, dan beras, disusul tarif air minum PAM.
Melalui rakor tersebut diharapkan pemerintah daerah dapat terus memperkuat langkah-langkah strategis dan sinergi lintas sektor guna menjaga stabilitas harga serta mendukung program nasional di bidang perumahan.