NEGARA – Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno menjadi panggung megah bagi tumbuh kembang kreativitas serta kecintaan anak-anak terhadap budaya Bali melalui gelaran Canang Sari Festival #4 Tahun 2026 pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh TK Canang Sari 2 Mendoyo ini mengusung tema “Canang Sari Kamara Abinaya”—sebuah persembahan kreativitas dan bakat generasi muda yang tumbuh berakar kuat dalam nilai-nilai adat dan budaya Bali.
Tercatat sebanyak 89 anak mengikuti lomba mewarnai, 12 anak pada lomba karaoke lagu Bali, 25 anak terampil merangkai janur dan bunga dalam lomba nanding Canang Sari, serta 20 pasangan anak tampil anggun pada lomba fashion show pakaian adat ke pura.
Mewakili Bupati Jembrana, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Jembrana, I Ketut Armita, menegaskan pentingnya kolaborasi antara panitia, pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk karakter anak sejak dini.
"Kegiatan ini adalah langkah nyata dan sangat positif dalam menanamkan nilai-nilai agama, adat, dan budaya lokal sejak usia dini. Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta pelestarian budaya daerah," tegasnya.
I Ketut Armita juga memberikan pesan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta cilik yang berlaga agar mengikuti lomba dengan penuh sukacita tanpa takut bersaing.
"Anak anak Tidak perlu takut salah atau kalah. Yang terpenting adalah berani mencoba, mau belajar, dan saling menghormati. Kalian semua adalah anak-anak hebat, kebanggaan orang tua, dan tumpuan harapan masa depan daerah serta bangsa," pesannya.
Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan konkret, Pemkab Jembrana menyerahkan bantuan dana operasional kepada panitia penyelenggara di sela-sela acara.
Melalui penyelenggaraan Canang Sari Festival #4 ini, diharapkan terbangun fondasi karakter anak-anak Jembrana yang cerdas, berkarakter, dan senantiasa bangga akan warisan budaya lokalnya.