JEMBRANA — Pemerintah Kabupaten Jembrana terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pameran Semarak Jembrana 2026 melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Sekda Kabupaten Jembrana, Senin (10/8/2026).
Rapat membahas berbagai aspek penting penyelenggaraan, mulai dari pembagian zona pameran, penataan peserta, rekayasa lalu lintas, pengamanan, kebersihan, kelistrikan, hingga kesiapan fasilitas pendukung. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait, di antaranya Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Disnakerperind, Dinas Kesehatan dan Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas PUPRHub, Dinas LHPKP, Satuan Polisi Pamong Praja, Bagian Umum Setda, Bagian Prokopim Setda, serta Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Jembrana.
Pameran Semarak Jembrana 2026 akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai 14 hingga 23 Agustus 2026. Masyarakat dapat mengunjungi pameran setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WITA. Seluruh kegiatan dipusatkan di Area Parkir Pemkab Jembrana dengan pembagian zona berdasarkan jenis kegiatan dan peserta.
Sejumlah zona telah disiapkan, di antaranya Zona Kerajinan atau Craft yang berada di area parkir atas. Zona Kuliner menempati area bernuansa hijau dengan 27 peserta, sedangkan Zona Instansi berada di area bernuansa cokelat muda dengan 26 peserta. Zona Bursa Kerja (Job Fair) juga menggunakan area bernuansa hijau, sementara Zona Flora dan Fauna ditempatkan di sisi utara dengan enam peserta.
Secara keseluruhan, terdapat 134 peserta yang akan berpartisipasi dalam pameran. Dengan jumlah tersebut, kesiapan teknis menjadi perhatian penting, termasuk penataan stan, ketersediaan listrik, kebersihan lingkungan, pengaturan parkir dan lalu lintas, fasilitas umum, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung.
Dalam aspek kebersihan, setiap stan pedagang diwajibkan menyediakan dua karung sampah dan satu ember berwarna kuning sebagai sarana pemilahan limbah basah dan kering secara mandiri. Ketentuan ini diharapkan dapat mendukung kebersihan dan kenyamanan kawasan pameran selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dan keamanan pengunjung, Satpol PP bersama Dinas Perhubungan akan melakukan pengaturan di sekitar lokasi, terutama saat prosesi pemotongan pita pada pembukaan pameran yang akan dihadiri Bupati Jembrana bersama masyarakat.
Dari sisi infrastruktur, dukungan kelistrikan akan disiapkan bersama PLN, termasuk penyediaan slow room dan pasokan listrik untuk kebutuhan kegiatan. Dinas PUPR juga memastikan lampu penerangan jalan serta fasilitas toilet umum dapat berfungsi secara optimal selama pameran berlangsung.
Koordinasi lintas perangkat daerah ini menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh unsur penyelenggaraan Pameran Semarak Jembrana 2026 siap sebelum kegiatan dimulai. Dengan sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat, pameran diharapkan dapat berlangsung tertib, aman dan lancar, sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, serta berbagai pihak untuk berpartisipasi dan memeriahkan rangkaian Semarak Jembrana 2026.