Pemerintahan 28 Sep 2026

Pemkab Jembrana Perkuat Sekber SPAB untuk Wujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
2 kali dilihat
Pemkab Jembrana Perkuat Sekber SPAB untuk Wujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana

"Pembentukan Sekber SPAB menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk membangun satuan pendidikan yang tidak hanya aman dalam proses belajar mengajar, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai potensi bencana."

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat upaya perlindungan masyarakat, khususnya warga satuan pendidikan, dari potensi risiko bencana melalui penguatan sistem Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Langkah tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kabupaten Jembrana, yang berlangsung di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Kabupaten Jembrana, Senin (28/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut digelar untuk merumuskan struktur organisasi, pembagian tugas, serta mekanisme koordinasi antarinstansi dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan tangguh terhadap bencana. Selain aspek pencegahan dan kesiapsiagaan, pertemuan juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan anak di lingkungan satuan pendidikan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menyampaikan bahwa penanggulangan bencana saat ini perlu didukung dengan perubahan paradigma, dari yang sebelumnya lebih berorientasi pada respons saat bencana terjadi menjadi penguatan kesiapsiagaan sebelum bencana.

“Paradigma penanggulangan bencana sudah berubah. Selama ini kita mungkin baru panik dan bingung saat bencana terjadi. Sekarang, sebelum bencana terjadi, kita harus sudah siap. Kita ingin menyiapkan anak-anak kita agar tanggap dan tangguh menghadapi bencana melalui langkah yang terstruktur, baik secara lembaga maupun kegiatan,” tegasnya.

Menurutnya, pembentukan Sekber SPAB menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun sistem kesiapsiagaan yang lebih terarah dan terkoordinasi. BPBD Kabupaten Jembrana memfasilitasi proses tersebut yang diawali dengan penyusunan draf kesepakatan dan Berita Acara bersama Dinas Pendidikan.

Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan dengan penetapan Surat Keputusan (SK) serta penyusunan target kinerja yang jelas. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemenuhan indikator Indeks Ketahanan Daerah (IKD) serta tindak lanjut terhadap temuan E-PPD/IWP.

Berdasarkan kajian risiko bencana, Kabupaten Jembrana memiliki 10 dari 13 potensi ancaman bencana yang terdapat di Provinsi Bali. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat, termasuk di lingkungan satuan pendidikan.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi. Kehadiran Dinas Kominfo menjadi bagian dari penguatan sinergi lintas perangkat daerah, khususnya dalam penyebarluasan informasi, edukasi kebencanaan, serta pemanfaatan teknologi komunikasi untuk mendukung keterbukaan informasi penanggulangan bencana di lingkungan sekolah.

Melalui rapat tersebut, seluruh peserta sepakat membentuk tim kerja yang akan menyusun draf rencana operasional Sekber SPAB. Tim ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi sekaligus membangun sistem perlindungan yang lebih terstruktur bagi warga satuan pendidikan.

Pembentukan Sekber SPAB menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk membangun satuan pendidikan yang tidak hanya aman dalam proses belajar mengajar, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Galeri Foto