Pemerintahan 08 Oct 2026

Pemkab Jembrana Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral untuk Dukung Kebijakan Berbasis Data

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
5 kali dilihat
Pemkab Jembrana Perkuat Tata Kelola Statistik Sektoral untuk Dukung Kebijakan Berbasis Data

"Melalui penerapan prinsip Satu Data Indonesia, setiap OPD diharapkan mampu menghasilkan data dengan standar, struktur, dan format yang baku. Hal ini sekaligus untuk mencegah terjadinya duplikasi kegiatan pengumpulan data, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, serta memastikan data yang dihasilkan dapat saling terintegrasi dan dimanfaatkan secara optimal."

JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat tata kelola data daerah sebagai bagian penting dalam mendukung perumusan kebijakan dan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Pendataan Kegiatan Statistik Sektoral yang digelar Kamis (8/10/2026), bertempat di Ruang Rapat Jimbarwana Lantai II, Kantor Pemkab Jembrana.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Jembrana dalam mempersiapkan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), sekaligus mendorong terwujudnya keterpaduan data di lingkungan pemerintah daerah.

Rapat dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi, bersama Kepala Bidang Statistik Dinas Kominfo, I Wayan Agus Ariawan. Kegiatan juga dihadiri jajaran Bidang Statistik Diskominfo serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Jembrana.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kominfo I Made Cipta Wahyudi menekankan bahwa data merupakan salah satu aset penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar penting dalam menghasilkan kebijakan yang tepat serta menjawab kebutuhan masyarakat.

“Data bukan hanya sekadar angka, tetapi menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan. Karena itu, kualitas data yang dihasilkan oleh setiap perangkat daerah harus terus kita perkuat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan pentingnya membangun pemahaman bersama mengenai perkembangan dan besarnya volume data di era digital, termasuk potensi penyalahgunaan data serta tantangan yang muncul seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Selain itu, setiap produsen data di lingkungan Pemkab Jembrana didorong untuk mengikuti alur penyelenggaraan statistik sektoral yang sesuai dengan ketentuan, termasuk mendaftarkan rancangan kegiatan statistik melalui aplikasi Rekomendasi Kegiatan Statistik (Romantik).

Romantik menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kegiatan statistik yang akan dilaksanakan telah melalui proses rekomendasi dan validasi. Dengan mekanisme tersebut, kegiatan pengumpulan maupun penyusunan data diharapkan memiliki metodologi yang jelas, metadata yang baik, serta memenuhi kaidah statistik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Rapat juga membahas evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral sebagai bagian dari upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Jembrana. Penguatan koordinasi antara BPS, Dinas Kominfo, dan seluruh OPD menjadi penting agar penyelenggaraan statistik sektoral dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.

Melalui penerapan prinsip Satu Data Indonesia, setiap OPD diharapkan mampu menghasilkan data dengan standar, struktur, dan format yang baku. Hal ini sekaligus untuk mencegah terjadinya duplikasi kegiatan pengumpulan data, meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, serta memastikan data yang dihasilkan dapat saling terintegrasi dan dimanfaatkan secara optimal.

Kolaborasi lintas perangkat daerah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral Kabupaten Jembrana, dari sisi proses hingga pemanfaatan data sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Dengan sinergi dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah, Pemkab Jembrana optimistis dapat membangun ekosistem data yang semakin terintegrasi, berkualitas, dan terpercaya, sehingga mampu mendukung kebijakan publik serta pembangunan daerah yang efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Galeri Foto