Pemkab Jembrana Rancang Sistem Data Kependudukan Tunggal (MAKEPUNG) Terintegrasi Lintas Sektor Berbasis Spasial “Menuju Satu Data Kabupaten Jembrana yang Presisi dan Terintegrasi"
Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana menggelar rapat koordinasi bersama Bupati, Wakil Bupati, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Jembrana.
Dalam rapat tersebut, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi, S.Kom., M.Eng., M.Si., memaparkan rencana pembangunan Sistem Data Kependudukan Terintegrasi berbasis spasial yang dirancang sebagai satu pintu data untuk seluruh layanan pemerintahan daerah.
Melalui konsep “Jembrana Dalam Genggaman”, sistem ini tidak hanya menampilkan data statistik kependudukan, tetapi juga menghadirkan informasi berbasis lokasi yang akurat hingga wilayah terkecil. Dengan pendekatan ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengetahui kondisi riil masyarakat secara lebih detail dan tepat sasaran.
Pengelolaan data dirancang menjadi manajemen data kependudukan tunggal yang terintegrasi lintas sektor dan berbasis spasial. Sistem ini nantinya dapat dimanfaatkan dalam berbagai urusan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, penanganan kemiskinan, kesehatan, pendidikan, hingga kebencanaan secara cepat dan tepat.
Dalam arahannya, Bupati Jembrana menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus meninggalkan ego sektoral dan menggunakan satu data terpadu yang sama. Ia menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran.
“Kedepan kita tidak boleh lagi berjalan dengan data masing-masing. Pemerintah harus memiliki satu data terpadu yang akurat, sehingga setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran. Dengan sistem manajemen data kependudukan tunggal yang terintegrasi lintas sektor dan berbasis spasial ini, kita bisa melihat langsung kondisi masyarakat secara nyata, bukan hanya angka di atas kertas,” tegas Bupati.
Bupati juga meminta seluruh OPD memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sistem tersebut agar implementasinya dapat segera diterapkan dan dimanfaatkan bersama.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal menuju tata kelola pemerintahan digital di Kabupaten Jembrana, dengan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.