Pemerintahan 06 May 2026

Perkuat Komitmen Lintas Sektor, Pemkab Jembrana Gelar Sosialisasi Kabupaten Layak Anak

A

Oleh Administrator

4 Menit Baca
1 kali dilihat
Perkuat Komitmen Lintas Sektor, Pemkab Jembrana Gelar Sosialisasi Kabupaten Layak Anak

"Pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman seluruh anggota gugus tugas di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa dan kelurahan, terkait indikator dan strategi impleme..."

Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD P2KBP3A) menyelenggarakan Sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Anak pada Rabu, 6 Mei 2026, pukul 09.30 WITA, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Jimbarwana, Kantor Bupati Jembrana. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendorong pemenuhan hak dan perlindungan anak secara menyeluruh di Kabupaten Jembrana.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, antara lain perwakilan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Bappeda Provinsi Bali, Forum PUSPA Provinsi Bali, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Jembrana, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Jembrana, Tim Gugus Tugas Kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan layak anak, serta Forum Anak Daerah Kabupaten Jembrana. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi anak di berbagai lini kehidupan masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Jembrana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Kabupaten Layak Anak bukan sekadar predikat administratif, melainkan sebuah komitmen nyata yang harus diwujudkan melalui kebijakan, program, dan kegiatan yang terintegrasi. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh haknya, tumbuh dan berkembang secara optimal, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.

Pelaksanaan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman seluruh anggota gugus tugas di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa dan kelurahan, terkait indikator dan strategi implementasi Kabupaten/Kota Layak Anak. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor, sehingga upaya pemenuhan hak anak dapat dilakukan secara terpadu, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Penekanan utama diberikan pada pentingnya langkah-langkah pencegahan melalui pemenuhan hak anak, bukan hanya berfokus pada penanganan kasus yang telah terjadi.

Dalam kegiatan tersebut dihadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya. Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak PMD P2KBP3A Kabupaten Jembrana memaparkan materi mengenai peran dan komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, termasuk langkah-langkah strategis yang telah dan akan dilakukan. Selanjutnya, perwakilan Bappeda Provinsi Bali menyampaikan materi terkait sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah agar selaras dengan indikator Kabupaten/Kota Layak Anak, sehingga setiap program yang dirancang memiliki arah yang jelas dan terukur. Sementara itu, perwakilan Forum PUSPA Provinsi Bali mengulas peran Forum PUSPA sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam mendukung perlindungan anak.

Melalui paparan para narasumber, ditegaskan pentingnya penyelarasan antara kebijakan, perencanaan, dan implementasi program di lapangan. Hal ini bertujuan agar seluruh upaya yang dilakukan tidak berjalan secara parsial, melainkan saling mendukung dan memperkuat satu sama lain. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait indikator penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak, strategi pelaksanaan di tingkat daerah, serta pembagian peran yang jelas antar pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta, sehingga berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap pihak dapat lebih memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun komitmen yang semakin kuat dalam memperkuat kebijakan, program, dan kegiatan yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Pemerintah Kabupaten Jembrana optimis, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta partisipasi aktif anak itu sendiri, upaya mewujudkan dan meningkatkan predikat Kabupaten Layak Anak dapat terus berjalan secara berkelanjutan demi masa depan generasi penerus yang lebih baik, berkualitas, dan berdaya saing.