JEMBRANA – Upaya mewujudkan swasembada pangan menuju ketahanan pangan di Kabupaten Jembrana terus digencarkan melalui mekanisasi pertanian. Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan kembali menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani sebagai bagian dari komitmen memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Penyerahan bantuan Alsintan berupa traktor roda empat dilaksanakan di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Jembrana, perwakilan perangkat daerah terkait, Camat Melaya, Perbekel Tukadaya, koordinator penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana berhalangan hadir karena tengah mengikuti Diklat PKA di tingkat provinsi. Selanjutnya, kegiatan tersebut diwakilkan untuk melaporkan sekaligus memimpin jalannya acara.
Bantuan Alsintan menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemkab Jembrana dalam mengawal pembangunan sektor pertanian. Melalui mekanisasi pertanian, proses pengolahan lahan hingga masa panen diharapkan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.
Bantuan traktor roda empat yang diserahkan kali ini merupakan program dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang difasilitasi melalui aspirasi Dewan. Secara keseluruhan terdapat 9 unit traktor roda empat yang disalurkan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5 unit telah diserahkan sebelumnya pada 1 Agustus 2026 di Subak Tegal Jati, Kecamatan Negara. Sementara pada Selasa, 22 September 2026, diserahkan sebanyak 4 unit traktor roda empat ukuran menengah dengan daya 40 HP.
Masing-masing traktor dilengkapi dengan sejumlah perlengkapan pendukung, meliputi implement berupa singkal dan rotary, toolkit atau peralatan sederhana untuk perawatan, oli, serta buku petunjuk perawatan dan operasional.
Adapun empat kelompok tani yang menerima bantuan pada penyerahan kali ini yakni Kelompok Tani Abadi, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya; Kelompok Tani Tunas Amertha, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya; Kelompok Tani Murti Satwa Asih, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya; serta Kelompok Tani Artha Mandiri, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Bupati Jembrana kepada masing-masing perwakilan kelompok tani penerima. Dalam kesempatan tersebut, kelompok tani penerima juga diarahkan agar bantuan teknologi pertanian yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara optimal untuk mendukung kegiatan pertanian.
Modernisasi pertanian menjadi salah satu kebutuhan penting dalam meningkatkan produktivitas sekaligus menjawab tantangan sektor pertanian. Dengan dukungan Alsintan, petani dapat melakukan pengolahan lahan dengan lebih cepat, mengurangi beban kerja, serta meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga.
Sejak Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui perangkat daerah terkait juga terus mendorong pemanfaatan mekanisasi pertanian melalui penyaluran berbagai jenis Alsintan kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Jembrana. Alsintan yang diserahkan meliputi 10 unit traktor roda 4, 16 unit traktor roda 2, 6 unit power thresher, 6 unit pompa air, 2 unit corn sheller mobile, serta 1 unit cultivator.
Selain traktor roda empat, dukungan Alsintan yang telah dihadirkan mencakup berbagai peralatan pertanian, di antaranya traktor roda dua, power thresher, pompa air, corn sheller mobile, serta cultivator. Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan petani mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga proses pascapanen.
Penyaluran bantuan Alsintan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Jembrana dalam mendorong pertanian yang semakin modern, mandiri dan produktif. Mekanisasi pertanian diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, tetapi juga memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat petani.
Melalui sinergi pemerintah, kelompok tani, penyuluh pertanian dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Jembrana terus berkomitmen mengawal sektor pertanian sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.