JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB) sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat evaluasi dan penyusunan road map Reformasi Birokrasi (RB General dan RB Tematik) yang digelar pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Jembrana.
Rapat dipimpin Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Jembrana, I Ketut Santiyasa, bersama Pejabat Fungsional Analis Kebijakan. Kegiatan tersebut dihadiri para Sekretaris Dinas (Sekdis), Sekretaris Badan (Sekban), Kepala Subbagian (Kasubag), serta Pejabat Fungsional dan Analis dari perangkat daerah pengampu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Evaluasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kabupaten Jembrana berjalan selaras dengan road map RB tingkat provinsi maupun nasional. Selain sebagai instrumen peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, capaian Reformasi Birokrasi juga menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah dan berimplikasi terhadap penerimaan insentif daerah.
Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Jembrana berupaya mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian RB tahun 2025 yang telah memperoleh predikat BB dengan nilai 78,16, dengan target ke depan mampu meraih predikat A.
Dalam pembahasan, pimpinan rapat menekankan agar seluruh perangkat daerah lebih berfokus pada langkah-langkah teknis dan implementatif, bukan hanya pada aspek teoritis. Setiap OPD pengampu diminta mencermati serta melakukan verifikasi terhadap draf rencana aksi yang disusun berdasarkan program dan kegiatan dalam Renstra maupun RKPD masing-masing perangkat daerah.
Selain itu, perangkat daerah juga diarahkan untuk menyiapkan dan melengkapi data dukung yang relevan serta menyampaikan laporan realisasi Semester I maupun Triwulan III sesuai kebutuhan sebagai bahan penginputan ke dalam portal RB Nasional.
Penyusunan rencana aksi Reformasi Birokrasi dalam rapat tersebut mencakup dua fokus utama, yakni RB General dan RB Tematik. RB General mencakup 20 sasaran nasional, di antaranya peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tingkat maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), serta indeks sistem merit.
Sementara itu, RB Tematik diarahkan pada penyelesaian berbagai isu prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Beberapa fokus yang menjadi perhatian antara lain peningkatan investasi, percepatan penanganan stunting, serta penguatan ketahanan pangan.
Kepala Bagian Organisasi menegaskan pentingnya sinergi dan kedisiplinan seluruh perangkat daerah dalam memenuhi setiap tahapan dan tenggat waktu yang telah ditetapkan. Kelengkapan serta ketepatan data dukung menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan RB dapat terukur dan memberikan gambaran nyata atas hasil reformasi yang telah dilakukan.
Dengan penyelarasan road map, penguatan rencana aksi, serta pemenuhan data dukung secara tepat waktu, Pemerintah Kabupaten Jembrana optimistis pelaksanaan Reformasi Birokrasi dapat semakin memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis Pemkab Jembrana untuk membangun birokrasi yang lebih akuntabel, efektif, efisien, adaptif, dan berorientasi pada hasil, serta mewujudkan target peningkatan predikat Reformasi Birokrasi menuju A.