Pemerintahan 29 Jul 2026

Perkuat Tata Kelola Administrasi Digital, Pemkab Jembrana Terapkan E-Surat dan SSO

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
Perkuat Tata Kelola Administrasi Digital, Pemkab Jembrana Terapkan E-Surat dan SSO

"Melalui penerapan SSO, pegawai tidak lagi harus mengingat banyak alamat tautan, nama pengguna, maupun kata sandi untuk setiap aplikasi yang digunakan. Cukup dengan satu kali proses masuk (sign-on), pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi pemerintahan yang telah terintegrasi, termasuk E-Surat."

Jembrana - Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satunya melalui penerapan sistem E-Surat dan integrasi Single Sign-On (SSO) yang diharapkan mampu mewujudkan administrasi pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan terintegrasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan E-Surat dan Integrasi SSO di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana yang dilaksanakan di Executive Room Pemerintah Kabupaten Jembrana, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta Kasubag Umum dari masing-masing instansi se-Kabupaten Jembrana secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Drs. I Made Budiasa, M.Si. Bimtek ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Jembrana dalam mempercepat penerapan sistem administrasi pemerintahan berbasis digital, sekaligus mendorong peralihan dari sistem persuratan konvensional menuju tata kelola administrasi digital yang terintegrasi.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi, menyampaikan bahwa penerapan E-Surat memiliki sejumlah tujuan strategis. Selain mendukung pengurangan penggunaan kertas (paperless), sistem ini juga memudahkan proses pelacakan (tracking) dan pengarsipan dokumen surat resmi, sekaligus mengatasi kendala pengelolaan persuratan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual, termasuk melalui grup aplikasi perpesanan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana, Drs. I Made Budiasa, M.Si., dalam arahannya menegaskan pentingnya kesiapan seluruh jajaran birokrasi dalam menghadapi transformasi digital. Menurutnya, penerapan sistem digital tentu membutuhkan proses adaptasi, khususnya pada tingkat operasional. Karena itu, para pimpinan OPD dan administrator diharapkan dapat berperan aktif dalam mendampingi dan membimbing staf di unit kerja masing-masing agar implementasi sistem dapat berjalan secara optimal.

Bimtek kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis mengenai sistem SSO Jembrana. Sistem ini memungkinkan pegawai mengakses berbagai aplikasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui satu pintu masuk dengan satu akun pengguna.

Melalui penerapan SSO, pegawai tidak lagi harus mengingat banyak alamat tautan, nama pengguna, maupun kata sandi untuk setiap aplikasi yang digunakan. Cukup dengan satu kali proses masuk (sign-on), pengguna dapat mengakses berbagai aplikasi pemerintahan yang telah terintegrasi, termasuk E-Surat.

Selain itu, peserta juga mendapatkan simulasi penggunaan E-Surat yang telah dilengkapi dengan fitur notifikasi otomatis melalui WhatsApp serta dukungan tanda tangan elektronik tersertifikasi melalui kerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Integrasi berbagai fitur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan dalam proses administrasi persuratan, sekaligus memperkuat keamanan, ketertelusuran, dan akuntabilitas dokumen pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, seluruh unsur pimpinan OPD, camat, lurah, serta Kasubag Umum diharapkan dapat berkomitmen dan berperan aktif dalam mengimplementasikan transformasi digital persuratan di lingkungan kerja masing-masing.

Penerapan E-Surat dan SSO menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam membangun birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Galeri Foto