JEMBRANA – Di tengah dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jembrana terus menjaga keseimbangan antara pengabdian, integritas, dan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas.
Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Upacara Piodalan di Pura Penunggun Karang Kantor Bupati Jembrana, Rabu (30/9/2026). Upacara yang dilaksanakan setiap 210 hari atau enam bulan sekali berdasarkan kalender Pawukon Bali tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh keteduhan.
Persembahyangan bersama dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, didampingi Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana I Made Cipta Wahyudi, serta jajaran ASN, PPPK, dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana.
Pelaksanaan piodalan menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus memohon waranugraha dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan nilai Tri Hita Karana, khususnya unsur Parahyangan, yakni menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan.
Melalui persembahyangan bersama, jajaran Pemkab Jembrana memantapkan niat dan tekad untuk menjalankan amanah dengan penuh integritas, ketulusan, serta semangat pengabdian. Nilai-nilai spiritual diharapkan menjadi landasan moral dalam memberikan pelayanan publik sekaligus mendorong pembangunan daerah.
Dengan pikiran yang jernih, niat yang tulus, dan semangat pantang menyerah, Pemerintah Kabupaten Jembrana berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendorong kemajuan daerah.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Jembrana Maju, Harmoni dan Bermartabat.
Demi Jembrana, Pasti Bisa!