Pemerintahan 30 Mar 2026

Rapat Paripurna I DPRD Jembrana, Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2025

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
1 kali dilihat
Rapat Paripurna I DPRD Jembrana, Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2025

"Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Paripurna I Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupate..."

Jembrana - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Paripurna I Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Jembrana.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi, S.M., dan dihadiri oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, S.E., M.M., wakil bupati jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, S.T., M.T beserta jajaran pemerintah daerah dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jembrana menyampaikan Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Jembrana untuk selanjutnya dibahas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berdampak pada semakin sempitnya ruang fiskal daerah.

“LKPJ ini bukan sekadar laporan administratif, bukan pula hanya kumpulan angka dan deretan program serta kegiatan. Lebih dari itu, LKPJ ini merupakan potret perjalanan kita bersama, cerminan dari niat, kerja, dan tekad untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Jembrana,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit oleh BPK, realisasi pendapatan daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer mencapai Rp1.197.505.724.382,30 atau 102,16 persen dari target sebesar Rp1.172.076.935.948,29.

Secara rinci, PAD terealisasi sebesar Rp244.572.715.955,30 atau 105,96 persen dari target Rp230.813.319.998,29. Sementara itu, pendapatan transfer terealisasi sebesar Rp952.933.008.427,00 atau 101,23 persen dari target Rp941.263.615.950,00.

Di sisi belanja daerah, realisasi mencapai Rp1.174.936.765.696,15 atau 94,37 persen dari anggaran sebesar Rp1.244.930.460.129,64. Belanja tersebut meliputi belanja operasi yang terealisasi 94,29 persen, belanja modal 93,84 persen, belanja tak terduga 16,02 persen, serta belanja transfer yang hampir mencapai target dengan realisasi 99,98 persen.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp76.253.524.181,35 atau 97,44 persen dari target, sementara pengeluaran pembiayaan terealisasi sebesar Rp3.400.000.000,00 atau 62,96 persen.

Selain capaian keuangan, Bupati juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah berhasil dilaksanakan, di antaranya pemanfaatan rumah singgah, layanan mobil antar-jemput pasien ke Denpasar, serta penyediaan mobil pick-up untuk mendukung kegiatan keagamaan, adat, dan budaya di desa/kelurahan.

Berbagai program lainnya juga turut direalisasikan, seperti fasilitasi permodalan bagi PMI dan PPLN, pelaksanaan ngaben, metatah, dan sunatan massal, peningkatan beasiswa menjadi Rp4.500.000, tes psikologi gratis bagi siswa SMP, program bedah warung, penataan pedagang kaki lima di kawasan Lapangan Dauhwaru, pemberian pinjaman kepada koperasi, serta penyediaan food truck.

Di tengah keterbatasan anggaran, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, rehabilitasi dan revitalisasi sekolah, serta dukungan terhadap sektor pertanian tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Mengakhiri penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, para perbekel/lurah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja bersama dalam membangun Jembrana.