JEMBRANA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jembrana menggelar Rapat Evaluasi Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Ballroom Gedung Kesenian Bung Karno, Kabupaten Jembrana, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi lintas sektor dalam memastikan pelaksanaan pendataan SE2026 berjalan optimal, akurat, dan tepat waktu.
Rapat evaluasi dihadiri Kepala BPS Kabupaten Jembrana Dr. I Wayan Putrawan, SST., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana Drs. I Made Budiasa, M.Si., serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana I Made Cipta Wahyudi, S.Kom., M.Eng., M.Si. Hadir pula perwakilan Bappeda Kabupaten Jembrana, Dinas PMDPPPAPPKB, serta jajaran terkait lainnya.
Selain unsur pemerintah daerah dan BPS, kegiatan tersebut diikuti 273 Petugas Pendata Lapangan (PPL) dan 36 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Jembrana.
Berdasarkan data monitoring Metabase Provinsi Bali per 21 Juli 2026 pukul 07.37 WITA, dari total beban kerja sebanyak 96.441 assignment, progres pendataan lapangan SE2026 di Kabupaten Jembrana telah mencapai 61,41 persen.
Adapun status pengerjaan dokumen terdiri atas 37,7 persen approved, 16,3 persen submitted, 3,7 persen draft, 3,1 persen rejected, dan 39 persen open atau belum dikerjakan.
Dari sisi produktivitas, rata-rata capaian harian PPL berada pada kisaran 8 hingga 9 assignment per hari. Sementara itu, PML mencatat rata-rata pemeriksaan sebanyak 45 hingga 46 assignment per hari.
Melihat capaian tersebut, rapat evaluasi menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus merumuskan langkah percepatan. Salah satu fokus utama adalah mendorong penyelesaian dokumen yang masih berstatus draft agar segera dituntaskan dan diunggah oleh PPL.
Selain itu, optimalisasi peran 36 PML juga menjadi perhatian untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap dokumen yang telah masuk. Upaya tersebut diiringi dengan penguatan koordinasi antara PPL dan PML guna meminimalkan dokumen yang berstatus rejected serta memastikan setiap data yang dikumpulkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jembrana Drs. I Made Budiasa, M.Si., menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Jembrana terhadap pelaksanaan SE2026. Sinergi antara pemerintah daerah, BPS, serta seluruh petugas di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam memastikan pendataan dapat diselesaikan secara akurat dan tepat waktu.
Melalui kolaborasi dan kerja bersama seluruh pihak, sisa beban pendataan diharapkan dapat segera diselesaikan. Data ekonomi yang dihasilkan dari SE2026 nantinya diharapkan menjadi basis data yang andal dalam mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan pembangunan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jembrana.