Pemerintahan 29 Apr 2026

Sinergi di Era Digital: Bawaslu dan Diskominfo Teken MoU Publikasi dan Pengawasan Partisipatif

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
Sinergi di Era Digital: Bawaslu dan Diskominfo Teken MoU Publikasi dan Pengawasan Partisipatif

"Kerja sama strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi publikasi dan memperluas jaringan pengawasan partisipatif di masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan arus informasi di era digital."

JEMBRANA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jembrana resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jembrana melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Acara penandatanganan ini dilangsungkan di Kantor Bawaslu Kabupaten Jembrana pada Rabu (29/4/2026).

Kerja sama strategis ini bertujuan untuk memperkuat sinergi publikasi dan memperluas jaringan pengawasan partisipatif di masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan arus informasi di era digital.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana I Made Widiastra dalam sambutannya menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan kelanjutan dan evaluasi dari kerja sama periode sebelumnya. "Tujuan utama dari MoU antara Bawaslu dan Diskominfo ini adalah untuk saling memberikan manfaat dan saling support, bukan untuk saling membebani," ungkapnya.

Langkah kolaborasi ini dinilai sangat krusial, mengingat saat ini tidak ada tahapan Pemilu maupun Pilkada yang berjalan. Akibat masa jeda pemilihan tersebut, jajaran pengawas ad-hoc di tingkat bawah seperti Panwaslu Kecamatan, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD), hingga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) sedang dalam masa tidak aktif.

Oleh karena itu, selain menggandeng unsur pemerintahan, Bawaslu Jembrana juga aktif memperluas partisipasi masyarakat dengan merangkul sejumlah sekolah dan organisasi mahasiswa, seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jembrana.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana, I Made Cipta Wahyudi, S.Kom., M.Eng., M.Si., menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung penuh proses pengawasan yang dilakukan Bawaslu. Ia secara khusus menyoroti beratnya tantangan penyebaran informasi di masa kini.

"Tantangan ke depan adalah luar biasa, kita berhadapan dengan era digital penyebaran wawasan informasi," tegas I Made Cipta Wahyudi. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat mengikuti tuntutan zaman agar informasi publik tersampaikan dengan baik.

Sebagai bentuk dukungan nyata (How), Diskominfo Jembrana siap memfasilitasi publikasi kegiatan pengawasan Bawaslu melalui berbagai saluran media resmi yang dikelola pemerintah daerah. Fasilitas publikasi tersebut mencakup pemanfaatan siaran di Radio Ananta Praja, penayangan informasi melalui videotron, serta penggunaan berbagai platform media sosial resmi Pemkab Jembrana.

Lebih lanjut, I Made Cipta Wahyudi juga meminta arahan dari jajaran Bawaslu terkait langkah-langkah konkret yang bisa dieksekusi oleh Diskominfo sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) kedinasan. Meski berkomitmen penuh, ia juga bersikap realistis dengan mengingatkan bahwa ruang gerak kedinasan saat ini sedikit terbatas akibat penerapan kebijakan fiskal dari pemerintah pusat maupun daerah.

Kendati terdapat tantangan anggaran, kedua belah pihak sepakat untuk terus berupaya maksimal. Menutup acara, Ketua Bawaslu berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti sebagai dokumen hitam di atas kertas, melainkan dapat diwujudkan dalam langkah-langkah nyata dan dievaluasi secara berkelanjutan ke depannya.