JEMBRANA – Iklim dunia usaha di Kabupaten Jembrana memasuki babak baru yang lebih progresif. Kepengurusan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jembrana periode 2026-2031 secara resmi dikukuhkan pada Jumat (31/7/2026). Bertempat di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Jembrana, acara pengukuhan ini mengusung tema besar "Sinergi, Berkembang, Berdaya Saing Menuju Jembrana Maju, Harmoni dan Bermartabat".
Dalam prosesi tersebut, I Gede Agus Sanjaya, S.E., S.H., M.M., CME., resmi disahkan sebagai Ketua DPK APINDO Jembrana yang baru berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 02/Kep/DPP/VII/2026 dari DPP APINDO Provinsi Bali.
Acara istimewa ini disaksikan langsung oleh tokoh-tokoh penting di tingkat daerah hingga nasional, di antaranya Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO Ibu Shinta Widjaja Kamdani, Ketua DPP APINDO Provinsi Bali Bapak I Nengah Nurlaba, S.H., serta Bupati dan Wakil Bupati Jembrana. Turut hadir memeriahkan acara jajaran Forkopimda, Kepala OPD terkait, para Camat, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan organisasi mitra seperti Konfederasi SPSI, Kadin, HIPMI, Forum Advokat, dan organisasi lainnya.
Selain prosesi pelantikan, momentum ini juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara APINDO Jembrana dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM PTSP). Kerja sama ini bertujuan untuk mewujudkan kemudahan dan percepatan layanan investasi melalui Jembrana Investment Service Center.
Pengukuhan ini diharapkan mampu menjadikan APINDO sebagai wadah pengusaha yang profesional dan adaptif, pelindung UMKM agar bisa "naik kelas", serta mitra strategis pemerintah dalam sistem tripartit. Tujuannya bermuara pada peningkatan investasi, terbukanya lapangan pekerjaan baru, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jembrana.
Dalam pidato perdananya, Ketua DPK APINDO Jembrana terpilih, I Gede Agus Sanjaya, menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi bersinergi erat dengan program-program strategis pemerintah daerah. Pihaknya akan berfokus pada advokasi, perlindungan pengusaha maupun pekerja, serta pembinaan UMKM dengan mengedepankan langkah-langkah preventif dan kolaboratif.
Sementara itu, Bupati Jembrana dalam arahannya menekankan filosofi "satu tim" antara pemerintah daerah dan pengusaha. Bupati memaparkan berbagai geliat investasi baru yang mulai masuk ke Jembrana dan berpesan agar para pelaku usaha, khususnya pengusaha muda, terus beradaptasi dengan kemajuan digital serta tidak kaku dalam berwirausaha. Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Jembrana menjamin karpet merah berupa keamanan dan kemudahan perizinan bagi para investor.
Rangkaian acara berjalan khidmat dan lancar, ditutup dengan arahan motivasi dari Ketua DPP APINDO Bali dan Ketua Umum DPN APINDO yang mendorong penguatan ketahanan dunia usaha lokal sebagai pilar penting penunjang perekonomian nasional.