Pemerintahan 03 Sep 2026

SMPN 1 Melaya Mantapkan Langkah Mewujudkan Website Sekolah Informatif dan Inklusif

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
SMPN 1 Melaya Mantapkan Langkah Mewujudkan Website Sekolah Informatif dan Inklusif

"Kegiatan ini digagas sebagai langkah strategis sekolah dalam mengoptimalkan sistem informasi dan pelayanan publik berbasis digital. Selain itu, pelaksanaan program ini didanai melalui alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang berhasil diraih oleh SMP Negeri 1 Melaya. Dana tersebut difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan tata kelola dan penjaminan mutu internal, penguatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi sekolah."

JEMBRANA - Pada semester kedua tahun 2026, SMP Negeri 1 Melaya menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Penguatan Tata Kelola Digital melalui Website Sekolah" Pada Hari Kamis (03/09/2026) yang berlangsung di Ruang Pertemuan SMP Negeri 1 Melaya. Acara ini dihadiri oleh Kepala SMP Negeri 1 Melaya, tim pengembang website sekolah, serta menghadirkan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Dinas Kominfo Kabupaten Jembrana, I Wayan Agus Ariawan, S.Kom sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini digagas sebagai langkah strategis sekolah dalam mengoptimalkan sistem informasi dan pelayanan publik berbasis digital. Selain itu, pelaksanaan program ini didanai melalui alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Terbaik Tahun 2026 yang berhasil diraih oleh SMP Negeri 1 Melaya. Dana tersebut difokuskan pada tiga pilar utama: penguatan tata kelola dan penjaminan mutu internal, penguatan literasi dan numerasi, serta digitalisasi sekolah.

Dalam pemaparannya, I Wayan Agus Ariawan memberikan berbagai masukan teknis mendalam untuk meningkatkan kualitas situs web sekolah agar memenuhi standar badan publik. Beliau menekankan pentingnya penerapan kaidah jurnalistik 5W+1H dalam penulisan berita kegiatan sekolah, penataan struktur menu beranda yang lebih ramah pengguna, penyediaan informasi publik (berkala, setiap saat, dan serta-merta), hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) Daftar Informasi yang Dikecualikan untuk melindungi data pribadi siswa.

Tak hanya itu, saran pengembangan juga mencakup penambahan fitur aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, penempatan formulir Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) di halaman utama, serta integrasi dengan kanal pengaduan resmi.

Melalui sesi pembuka dan bimbingan teknis ini, tim pengembang SMP Negeri 1 Melaya berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh masukan secara mandiri melalui rangkaian tujuh kali pertemuan mendatang. Diharapkan, situs web sekolah yang disempurnakan nantinya dapat menjadi sarana komunikasi yang konsisten, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan akses informasi bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat luas.

Galeri Foto