Pemerintahan 10 Mar 2026

TPID Jembrana Laksanakan Pemantauan Ketersediaan Bahan Pokok di Distributor Jelang Hari Raya

A

Oleh Administrator

3 Menit Baca
1 kali dilihat
TPID Jembrana Laksanakan Pemantauan Ketersediaan Bahan Pokok di Distributor Jelang Hari Raya

"Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Tim Pengendalian Inflasi Daer..."

Jembrana – Dalam rangka memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jembrana melaksanakan kegiatan pemantauan ketersediaan barang kebutuhan pokok di sejumlah distributor pangan di wilayah Kabupaten Jembrana.

 

Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan selama dua hari, dimulai pada Selasa, 10 Maret 2026. Pada hari pertama, tim melakukan peninjauan ke beberapa distributor, di antaranya CV Sumber Jasa Gemilang Negara, Halus Cipta Nadi, UD Jaya Negara, PT Wings Surya, Toko Sripuja, serta UD Harum Manis. Selanjutnya, pada hari kedua yang dijadwalkan pada Rabu, 11 Maret 2026, kegiatan pemantauan akan dilanjutkan ke UD Puspa, UD Gunadita, serta Gudang Bulog Tembles.

 

Pelaksanaan kegiatan ini turut didampingi oleh sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Inspektorat Kabupaten Jembrana, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Jembrana, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan Kabupaten Jembrana, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jembrana, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Kabupaten Jembrana.

 

Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan pokok menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, sekaligus memantau kondisi harga di tingkat distributor. Komoditas yang ditinjau merupakan bahan pangan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

 

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan di sejumlah distributor dan agen penyalur, saat ini terdapat variasi harga pada beberapa distributor. Sebagian distributor telah melakukan penyesuaian harga secara bertahap, sementara distributor lainnya masih mempertahankan harga sebelumnya. Perbedaan tersebut umumnya dipengaruhi oleh waktu distribusi, ketersediaan pasokan, serta mekanisme pengadaan di masing-masing distributor.

 

Secara umum, kondisi pasokan bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Jembrana masih terpantau aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya. Selain itu, proses distribusi juga berjalan dengan lancar sehingga tidak ditemukan kendala signifikan yang berpotensi mengganggu ketersediaan barang di pasaran.

 

Dari hasil koordinasi dengan para distributor, diketahui bahwa proses pengiriman dan pembongkaran barang dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 17 Maret 2026, yang menjadi pengiriman terakhir sebelum perayaan Hari Raya. Hal ini dilakukan guna memastikan stok bahan kebutuhan pokok tetap tersedia di pasaran sebelum memasuki masa libur hari raya.

 

Pemerintah Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi secara intensif dengan para distributor dan pelaku usaha, guna memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok tetap terjaga.

 

Masyarakat juga diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Dengan kondisi pasokan yang masih stabil dan distribusi yang berjalan lancar, diharapkan situasi pasar menjelang Hari Raya tetap kondusif serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

 

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui TPID akan terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan terhadap pergerakan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran. Upaya ini dilakukan guna memastikan stabilitas pasokan tetap terjaga serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri. Dengan sinergi antara pemerintah, distributor, dan pelaku usaha, diharapkan kondisi pasar di Kabupaten Jembrana tetap stabil, kondusif, dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.